Pertemuan Dalam Rangka Pengawalan Vaksin Covid-19 Dengan Sarana Pelayanan Kesehatan di Wilayah Provinsi Sumatera Selatan
10 November 2021 11:39
Berita Aktual

Dalam rangka melindungi masyarakat terhadap produk rantai dingin (Cold Chain Product/CCP) yang aman, bermutu & berkhasiat, maka Badan POM RI bersinergi dengan BBPOM di Palembang untuk melakukan pengawalan mutu, label, dan khasiat vaksin Covid-19 di wilayah provinsi Sumatera Selatan. Pada tanggal 10 November 2021 bertempat di Aula BBPOM di Palembang telah dilakukan Pertemuan dengan Lintas Sektor Dalam Rangka Pengawalan Vaksin Covid-19 yang dilakukan secara hybrid dengan sarana pelayanan kesehatan di wilayah provinsi Sumatera Selatan.

Acara tersebut dibuka langsung oleh Kepala BBPOM di Palembang, Bapak Drs. Martin Suhendri, Apt., M.Farm. Dalam pertemuan tersebut juga diserahkan Surat Keterangan Penerapan Cara Distribusi Obat yang Baik dari BPOM RI yang diwakilkan oleh Kepala BBPOM di Palembang kepada Dinas Kesehatan Kab. MUBA. Kepala Dinas Kesehatan Kab. MUBA dalam sambutannya menyampaikan bahwa pencapaian tersebut tidak lepas dari bimbingan dan arahan dari BBPOM di Palembang.

Hadir sebagai narasumber pada pertemuan tersebut yaitu Dra. Tri Asti Isnariani, Apt., M.Pharm selaku Direktur Pengawasan Keamanan, Mutu, dan Ekspor Impor Obat, Narkotika, Psikotropika, Prekursor, dan Zat Adiktif BPOM RI yang hadir secara daring, Hadir secara luring, Bapak dr. H. Azmi Dariusmansyah. MARS selalu Kepala Dinas Kesehatan Kab. MUBA dengan materi Implementasi Cara Distribusi Obat Yang Baik (CDOB) di Instalasi Farmasi Kab. Musi Banyuasin. Materi terakhir disampaikan secara daring oleh bapak Apt. Afrizal, S.Farm. selaku Koordinator Penilaian dan Bimbingan Teknis Fasilitas Distribusi dan Pelayanan Obat, Bahan Obat dan Narkotika, Psikotropika, Prekursor BPOM RI.

Pengawalan terhadap mutu, label, dan khasiat vaksin Covid-19 di sarana pelayanan kesehatan harus tetap memperhatikan fact and sheet dari setiap vaksin Covid-19 yang telah diterbitkan Emergency Use Authorization (EUA) nya, karena setiap platform vaksin Covid-19 memiliki keunikan tersendiri yang telah dikembangkan oleh setiap industri farmasi dengan data stabilitas penyimpanan vaksin yang berbeda-beda, dan telah dikaji secara komprehensif oleh BPOM RI.

Balai Besar POM di Palembang